Dari maskokilima October 28, 2008
Posted by maskokilima in Rumah.Tags: Celoteh, Maskoki, Rumah
trackback
Hai!
Dari sinilah semuanya berawal, sepotong jalan kecil di perkampungan tengah kota, dimana sepetak rumah mungil berdiri menaungi empat mahluk yang gemar berceloteh riuh. Terkadang tangisan mewarnai celoteh kami, terkadang bahak suara tertawa membahana dari rumah kecil itu, terkadang jerit kesakitan maupun jerit kemenangan, omelan dan sedikit bentakan ikut pula mewarnai riuh rendahnya celoteh empat mahluk itu.
Bahkan di saat pulasnya ke-empat mahluk tadi dibuai mimpi, riuhnya rumah mungil itu masih terdengar dari gemericik air di kolam kecil yang isinya lagi-lagi maskoki.
Bukan untuk gagah-gagahan, atau pinter-pinteran kami membuka blog ini di peringatan 10 windu sumpah pemuda, tapi hanya untuk membuka ingatan dan perasaan kami nanti di suatu saat dimana kami sudah hampir melupakannya atau bahkan jika kami sudah tidak lengkap lagi. Disinilah riuh rendahnya suara-suara kami akan terus berdendang baik merdu merayu ataupun sumbang menyakitkan telinga.




Comments»
No comments yet — be the first.