jump to navigation

e-Filing SPT Tahunan PPh OP 1770 S dan SS gratisan February 22, 2012

Posted by maskokilima in Tax.
Tags: , , , , , , , , , , ,
trackback

Galau mau melaporkan SPT? Udah gak jaman ya? Beragam cara telah dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk mempermudah pelaporan SPT bagi para wajib pajaknya. Bisa dilakukan dengan menaympaikan SPT ke Drop Box yang disediakan oleh DJP di seluruh Kantor Pelayanan Pajak dan di tempat-tempat umum, bisa juga dengan menyampaikan SPT melalui internet yang biasa disebut dengan istilah e-Filing.

E-Filing sudah diterapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak sejak tahun 2005 dengan adanya Keputusan Direktur Jenderal Pajak nomor KEP-05/PJ/2005. Namun pada saat itu e-Filing harus dilakukan melalui ASP (Application Service Provider) atau perusahaan penyedia jasa aplikasi. Saat ini terdapat empat perusahaan ASP yang telah ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk meyediakan jasa aplikasi e-Filing ini, yaitu:

  1. http://www.pajakku.com
  2. http://www.laporpajak.com
  3. http://www.layananpajak.com
  4. http://www.spt.co.id

Karena ASP ini merupakan perusahaan swasta, maka atas jasa aplikasi e-Filing ini dikenakan biaya tergantung dari tarif yang ditetapkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut diatas.

Dengan menggunakan e-Filing maka Wajib Pajak tidak perlu lagi memikirkan antrian di Kantor Pelayanan Pajak setiap kali hendak melaporkan SPT. Pelaporan SPT juga tidak dibatasi pada jam atau hari kerja karena dengan e-Filing kapanpun wajib pajak dapat melaporkan SPT-nya. Dengan demikian risiko keterlambatan penyampaian SPT dapat diminimalkan jika Wajib Pajak melaporkan SPTnya dengan e-Filing. Tapi sekali lagi layanan e-Filing melalui ASP ini tidaklah gratis.

Mulai bulan Februari 2012, Direktorat Jenderal Pajak menyediakan layanan e-Filing gratis khusus untuk SPT PPh Orang Pribadi 1770 S dan 1770SS melalui situs http://www.pajak.go.id. Layanan ini juga dapat diakses langsung pada alamat efiling.pajak.go.id.

Agar bisa menggunakan e-Filing gratisan ini, Wajib Pajak harus melakukan pendaftaran e-FIN (Electronic Filing Identification Number) dahulu. Pendaftaran dapat dilakukan dengan menu pendaftaran e-FIN pada alamat efiling.pajak.go.id atau melalui KPP terdekat. Jika pendaftaran dilakukan melalui internet, maka cukup isikan nomor NPWP dan tanggal terdaftar dan Captcha maka e-FIN akan dikirim ke alamat rumah sesuai data waktu pendaftaran NPWP paling lambat 3 hari setelah tanggal pendaftaran. Maksimal waktu 3 hari ini adlah maksimal waktu pengiriman e-FIN ya? Bukan maksimal waktu e-FIN diterima di rumah. :D

Jika pendaftaran e-FIN dilakukan langsung ke KPP terdekat, maka Wajib Pajak harus mengisi formulir permohonan memperoleh e-FIN yang disediakan dan e-FIN akan langsung diterima hari itu juga. e-FIN ini akan berlaku selama 30 hari sejak diterbitkan. Lewat 30 hari dan belum diaktivasi, maka e-FIN akan daluarsa dan tidak dapat digunakan. Namun demikian Wajib Pajak yang tidak sempat melakukan aktivasi e-FIN ini dapat mengajukan kembali permohonan untuk mendapatkan e-FIN ini melalui internet atau KPP.

Setelah mendapatkan e-FIN maka saatnya Wajib Pajak mengaktifkan akun e-Filing atau mendaftarkan diri sebagai Wajib Pajak e-Filing sehingga Wajib Pajak terdaftar sebagai Wajib Pajak yang dapat menggunakan aplikasi e-Filing di Direktorat Jenderal Pajak. Klik menu pendaftaran e-Filing pada efiling.pajak.go.id dan isikan data-data yang diminta. Alamat email yang diisikan harus alamat email yang dapat dibuka karena nanti akan terdapat konfirmasi pendaftaran yang dikirimkan ke email tersebut. Setelah selesai tunggu email konfirmasi dari e-filing. Setelah email yang dimaksud datang, klik aktivasi akun pada yang diberikan pada email itu. Akan ada semacam protection warning karena certificate yang tidak dikenal, abaikan saja atau klik understand the risk dan confirm. Maka akun e-Filing telah dapat diaktifkan.

Setelah akun e-Filing diaktifkan, maka Wajib Pajak dapat mengisi SPT yang dikehendaki. Klik penyampaian SPT dan kemudian login dengan menggunakan alamat email sebagai user id dan password yang telah didaftarkan pada saat pengaktifan akun. Pilih jenis SPT yang akan di isi 1770 S atau 1770 SS tahun pajak dan jenis Pembetulannya. Jika belum pernah melaporkan SPT untuk tahun pajak yang dipilih ketik 0 (nol) untuk pembetulan. Sedangkan untuk SPT pembetulan silakan ketik ini pembetulan yang ke berapa.

Hal yang unik dari pengisian SPT Tahunan PPh 1770 S dan 1770 SS ini adalah alih-alih kita mendapatkan form SPT, kita malah disodori dengan kuisioner. Misalnya apakah anda bekerja ya atau tidak? Jika di klik ya akan ada isian nama tempat kita bekerja, NPWP berapa penghasilan netto dan berapa pajak yang dipotong. lalu akan ada pertanyaan-pertanyaan berikutnya, sampai ke pertanyaan terakhir. Ikuti saja dan isikan sesuai dengan data sebenarnya. Di akhir akan ada tanda disket yang artinya anda diminta menyimpan SPT ini. Simpanlah SPT yang telah anda buat dalam aplikasi e-Filing ini. Jika Wajib Pajak ingin melihat SPT yang telah dibuat terdapat menu previewnya. Jika terdapat kesalahan atau data baru yang belum diinput, Wajib Pajak dapat melakukan editing pada SPT-nya.

Setelah semua yakin benar, sekarang Wajib Pajak berada pada tahap untuk melaporkan SPTnya. Silakan klik menu submit SPT. Akan terlihat pilihan SPT yang akan kita submit, sebelum kirim data kita harus ambil kode verifikasi dulu. Kode verifikasi akan dikirimkan ke email yang didaftarkan. Setelah Wajib Pajak mendapatkan kode verifikasi dari emailnya, maka klik kirim data. Wajib Pajak akan diminta memasukkan kode verifikasi yang didapatnya. Kode verifikasi ini berguna sebagai tanda tangan digital bagi Wajib Pajak . Dengan memasukkan kode verifikasi ini, maka Wajib Pajak menyatakan bahwa SPT yang disampaikan beserta lampiran-lampirannya adalah benar, lengkap dan jelas. Setelah selesai, maka SPT Wajib Pajak telah terkirim dan di email akan terdapat Bukti Penerimaan Elektronik sebagai tanda bahwa Wajib Pajak telah melaporkan SPT Tahunan secara elektronik melalui e-Filing.

Mudah-Cepat dan Gratis

About these ads

Comments»

1. kurnia - February 22, 2012

klo mau cetak ulang dokumen sptnya gmn ya??? alnya belum sempat ngeprint sptnya..kayaknya ga ada menu cetak ulangnya.

maskokilima - February 24, 2012

Memang untuk sementara belum bisa mas, karena masih ada ketakutan bahwa SPT yang dicetak nantinya akan dikirim juga oleh Wajib Pajak yang belum ngeh. Nantinya diusahakan bisa

2. vivi - March 7, 2012

saat saya sudah mengisi ya untuk langkah 1 (apakah anda pegawai), dan kemudian mengisi nama pemberi kerja dan nilai pajak yang dipotong, kemudian dilanjutkan ke langkah 2, apakah anda memiliki penghasilan lainnya, pilihannya hanya ya, dan saya tidak bisa melanjutkan next bila tombol ya tidak saya klik, padahal saya tidak memiliki penghasilan lainnya

3. maskokilima - March 8, 2012

Untuk pertanyaan ke dua seharusnya ada pilihan ya dan tidak, jika tidak maka langsung ke pertanyaan ke tiga. Mungkin harus ditunggu lebih lama atau refresh lagi untuk melihat pilihan tidak.

4. Hari - April 3, 2012

Mas tolong kirimin tata cara nya donk lewat screenshot…..
jadi ntpn nya sama misal nya kalo kurang bayar gimana mas???


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: