jump to navigation

Trolley March 27, 2009

Posted by maskokilima in Jalan-jalan, Rumah.
Tags: , ,
trackback

Kali ini cerita tentang trolley. Pasti semua sudah tahu, kalau trolley ini sangat membantu bapak-bapak yang mengantar istrinya berbelanja. Bayangin aja kalau tidak ada trolley dan belanjaan istri bejibun, yang ada pasti bapaknya gak perlu ke gym untuk membentuk otot bisep dan trisepnya. Juga banyak yang sudah mafhum kalao kuman yang ada di pegangan trolley ini banyaknya melebihi kuman yang ada di kamar mandi di rumah anda. Lho gak percaya? Coba bayangkan ini, setiap orang siapapun dia boleh meminjam trolley ini buat dipakai belanja. Gak peduli orang itu sakit apa yang penting dia bisa dorong trolley pasti dipinjemin. Nah kalau dia sakit bersin, ingusan, batuk dsb, maka kuman yang ada kaluar semua dan tumpahnya ke trolley yang ada didepannya. Belum lagi kalo tangannya usil, abis ngupil nyari tempat buat buang sesuatu yang dicarinya di lobang hidung gak nemu-nemu, akhirnya ketemulah batang-batang besi trolley yang sesuai dengan kebutuhannya.😉 Nah kalau kamar mandi anda? Saya gak berani membayangkan anda adalah orang yang jorok yang gak pernah membersihakan kamar mandi sendiri. Pastilah setiap hari minimal dua kali kamar mandi anda dibersihkan, bahkan kalau perlu dengan menggunakan pembersih khusus anti kuman. Nah cobalah bandingkan dua kondisi ini antara trolley dengan kamar mandi anda.

Tapi kali ini saya gak mau cerita soal kuman itu atau soal trolley sebagai pengganti dumbel. Yang saya mau ceritain ternyata trolley bisa juga dipakai sebagai alat untuk memaksa orangtua yang punya anak kecil untuk berbelanja. Lho kok bisa? Ternyata bisa. Trolley menjadi suatu alat pemasaran yang bagus. Hal ini terjadi saat saya istri dan kedua bocah bandel tapi manis jalan-jalan di akhir bulan. Niatnya adalah jalan-jalan saja karena ada tanggal merah di tengah minggu. Kami menamakan JJM alias jalan-jalan murah, karena yang ilang hanya bensin, parkir dan waktu. Tapi hati seneng. Niat awal menyambangi MOI yang meskipun dekat rumah tapi belum pernah kami masuki. Karena gak tahu jalan, kesasarlah kita di basement tempat hipermart supergede berlambang perempatan asal perancis itu berada. Tidak ada sedikitpun niat untuk mampir ke tempat itu karena menurut kami ngapain ke mall baru kalo hanya untuk ke hipermart perempatan itu?

Ternyata niat itu digagalkan oleh sebuah trolley. Iya trolley yang bagian depannya disulan menjadi sebuah mobil mainan begitu menggoda si kecil sehingga dia bergulingan merengek minta naik. Akhirnya terpaksa juga kita masuk ke perempatan itu dengan terlebih dulu titip KTP untuk meminjam trolley istimewa tersebut. Bisa dilihat betapa bahagianya dua bocah itu di pasar swalayan. Hasilnya, karena memang lagi akhir bulan ya kita cuman jalan-jalan aja gak keluar uang. Tapi bisa dibayangkan jika hal ini terjadi di awal bulan sehabis gajian.🙂

 

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: